• Rab. Jul 22nd, 2026

Beritababe

Nyok Baca Berita Dari Babe DIjamin Aktual Gak Boong

Kapten Spanyol Rodri Hidup Sederhana, Tinggal di Asrama dan Naik Mobil Bekas

Gelandang timnas Spanyol bernomor punggung 16, Rodri, mencium Piala Bola Emas saat upacara penghargaan pertandingan final turnamen sepak bola Piala Dunia 2026 antara Spanyol dan Argentina di Stadion New York/New Jersey di East Rutherford pada 19 Juli 2026.
-BERITA MILLENIAL
Kapten Spanyol Kapten Tim Nasional Spanyol, Rodrigo Hernández atau Rodri, dikenal sebagai salah satu pesepak bola terbaik dunia. Meski telah meraih penghargaan Bola Emas Piala Dunia 2026, perjalanan hidupnya justru mencerminkan kesederhanaan yang jarang ditemukan di kalangan pesepak bola elite.

Alih-alih menikmati gaya hidup mewah, Rodri memilih fokus pada pendidikan, karier, dan kehidupan yang sederhana sejak awal menjadi pemain profesional. Kisahnya menjadi inspirasi bahwa kesuksesan tidak selalu harus diiringi dengan kemewahan.

Memilih Tinggal di Asrama Mahasiswa

Saat masih memperkuat Villarreal, Rodri memilih tinggal di asrama mahasiswa Universitas Castellon meski telah menerima gaji sekitar 30.000 poundsterling atau lebih dari Rp650 juta per pekan.

Keputusan tersebut diambil karena ia sedang menempuh pendidikan di jurusan Manajemen dan Administrasi Bisnis sambil membangun karier sebagai pesepak bola profesional. Daripada menyewa rumah pribadi, Rodri lebih memilih berbagi tempat tinggal dengan mahasiswa lain hingga berhasil menyelesaikan kuliahnya.

Kehidupan yang Tetap Sederhana

Kapten Spanyol Teman dekat Rodri, Valentin Henarejo, mengungkapkan bahwa kehidupan sang gelandang tidak banyak berubah meski telah bermain di level tertinggi sepak bola Spanyol.

“Setelah beberapa hari mengenalnya, semuanya berjalan normal. Dia berbagi tempat dengan semua orang, senang berkumpul bersama teman-temannya, dan duduk di sofa bersama mereka,” ujar Henarejo kepada Marca.

Kapten Spanyol Menurut Henarejo, rutinitas Rodri tetap sama setiap harinya, yaitu berlatih, menjalani pertandingan, beristirahat, serta belajar di sela-sela aktivitasnya sebagai atlet profesional.

Kesuksesan yang diraih Rodri terjadi secara bertahap tanpa mengubah gaya hidupnya menjadi berlebihan.

Tetap Menyelesaikan Pendidikan

Kapten Spanyol Bagi Rodri, pendidikan merupakan investasi penting untuk masa depan setelah pensiun dari dunia sepak bola. Ia berhasil menyelesaikan kuliahnya ketika memasuki musim ketiga bersama Manchester City.

Kapten Spanyol Pada tahun 2021, Rodri menjelaskan bahwa menjadi pesepak bola profesional memang membutuhkan disiplin tinggi. Namun, ia percaya seseorang tetap bisa mengejar pendidikan selama mampu mengatur waktu dengan baik.

“Itu memang berat, tetapi pada akhirnya terasa menyenangkan. Anda punya waktu untuk melakukan banyak hal. Memang tidak bisa mengikuti ritme mahasiswa lain, tetapi dengan kesabaran dan dedikasi, itu bisa dilakukan,” ujar Rodri.

Setelah lulus kuliah, Rodri memilih menjaga kehidupan pribadinya tetap tertutup, termasuk mengenai tempat tinggalnya saat ini.

Mengendarai Mobil Bekas Seharga Rp75 Juta

Kapten Spanyol Kesederhanaan Rodri juga tercermin dari kendaraan yang digunakannya. Dalam esai yang ditulis untuk The Players’ Tribune pada tahun 2024, ia mengungkapkan bahwa pada awal kariernya ia lebih sering menggunakan sepeda dan trem untuk menuju tempat latihan karena tidak mampu membayar taksi setiap hari.

Setelah memiliki surat izin mengemudi, Rodri meminta ayahnya mencarikan mobil bekas dengan anggaran sekitar 3.000 euro. Sang ayah kemudian menemukan sebuah Opel Corsa bekas seharga 4.000 euro atau sekitar Rp75 juta.

Mobil tersebut memiliki fitur yang sangat sederhana. Bahkan, “komputer” yang dimaksud hanyalah layar kecil untuk mengoperasikan radio.

Tetap Menggunakan Mobil Kesayangannya

Kapten Spanyol Meski sering menjadi bahan candaan rekan-rekan setimnya, Rodri tetap menggunakan mobil bekas tersebut setiap hari menuju tempat latihan.

“Saya mengendarai mobil itu ke tempat latihan setiap hari. Rekan-rekan setim menertawakan saya, tetapi saya tidak peduli. Saya menyukai mobil itu,” ungkap Rodri.

Pelajaran dari Kisah Hidup Rodri

Kisah Rodri menunjukkan bahwa kesuksesan tidak harus diiringi dengan gaya hidup mewah. Fokus pada pendidikan, kedisiplinan, kerja keras, dan kemampuan mengelola keuangan menjadi nilai yang terus ia pegang sepanjang kariernya.

Di tengah dunia sepak bola yang identik dengan kemewahan, Rodri justru membuktikan bahwa hidup sederhana dapat berjalan seiring dengan prestasi luar biasa di level tertinggi dunia.

By Admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *